Forget, forgot, forgotten dan forgetful, bagaimana cara mengungkapkan kata tersebut dengan cara yang tepat?

Jika kita ingin berbicara tentang lupa biasanya kita akan menemui kata “FORGET. Namun apakah kamu tau, jika kata forget tidak bisa digunakan di semua kalimat yang kita ingin ucapkan. Kata forget akan berubah sesuai dengan kegunaan dan waktu penggunaan nya.

Secara umum keempat kata di atas berasal dari satu kata dasar yaitu kata “Forget” atau “lupa”. Kata ini biasanya digunakan untuk mengungkapkan bahwa seseorang tidak ingat membawa sesuatu atau seseorang dengannya.

Kesalahan yang sering terjadi adalah kita sering kali keliru untuk menggunakan kata tersebut terutama terhadap fungsinya sebagai verb atau adjective.

Artikel ini memberikan informasi bagaimana menggunakan kata FORGET yang benar agar kita tidak salah dalam mengartikannya dalam kalimat. 


A. SEBAGAI VERB (Kata kerja)

Dalam bentuk kata kerja “verb”, forget memiliki perubahan sesuai dengan waktu penggunaan.

Adapun perubahan tersebut adalah: FORGET-->FORGOT--> FORGOTTEN--->FORGETTING.

 

1. FORGET (V1) 

Forget di sini digunakan untuk simple present tense atau tata bahasa yang kita ucapkan saat ini atau menunjukan hal-hal yang sering kita lakukan.

Ada hal yang perlu kamu perhatikan, yaitu ketika menggunakan kata “forget dalam simpel present tense tidak boleh di ikuti dengan “be”, karena forget merupakan verb.

Simple present tense:


 

Penggunaan yang salah:

n  Let ‘s are forget the case because we are in the party.

(maksudnya, ayo kita melupakan masalah karena kita sedang dalam pesta.)

 

Penggunaan yang benar:

n  Let’s forget that tragedy, we have new day.

(Mari kita lupakan kejadian itu, kita punya hari baru. )

 Penggunaan *”forget”* di sini tanpa diikuti “be”.

 

Contoh lain:


1)   He forgets to bring my jacket.

(Dia lupa membawa jaket saya.)
(Saya lupa tentang cerita itu, karena sudah terjadi puluhan tahun yang lalu).
(Saya tidak seharusnya mengucapkan itu. Lupakan saja!)
(Saya lupa membawa jaket.)
(Mereka lupa mendaftar di klub tari kemarin, jadi mereka tidak masuk kelas.)
(Saya harus membayar denda karena saya lupa membayar tagihan tepat waktu)
(Kamu akan dilupakan jika kamu tidak mengambil misi ini).
(Barry belum melupakan kenangan manis bersama cinta pertamanya).
(Ahmed  akan melupakan istrinya setelah kepergian nya bulan lalu).

 2)   I forget about the story, since it took place tens of years ago.

 3)   I Should not said that. Forget it!

 

2.*FORGOT* (V2)

Forgot merupakan verb ke-2 dari “forget”. Kata ini digunakan untuk menyatakan kalimat dalam bentuk lampau.

Contoh:

1)        I forgot to have breakfast this morning, that's why I am hungry. (aku lupa sarapan tadi pagi, makanya aku lapar.)

2)        I forgot my jacket.

3)        They forgot to register in dance club yesterday so they don't enter the dance class.

4)        I had to pay the fine, since I forgot about paying the electric bill before the due date.

 

3. *FORGOTTEN* (V3)

Forgotten merupakan bentuk verb ketiga dari kata “forget”. Biasanya digunakan dalam perfect tense atau passive voice.

Contoh

1)        I had forgotten about Tsunami tragedy in Aceh since I moved here (Aku sudah melupakan kejadian tsunami di Aceh sejak aku pindah kesini.)

2)        You will be forgotten if you don’t take this mission.

3)        Has she been forgotten by her boyfriend ? (apakah dia sudah dilupakan oleh pacarnya?”)

4)        Barry had not forgotten the sweet memory with his first love.

 

4. *”FORGETTING” (V-Ing/ Gerund)

Biasanya kata “forgetting” digunakan sebagai gerund atau digunakan pada progresif tense.

Cara untuk menggunakan kata kerja forget dalam kalimat Continuous (progressive) atau sebagai Gerund, cukup tambahkan akhiran –ing setelah menambahkan huruf ‘t’ terlebih dahulu. Hasilnya adalah forgetting.

Contoh :

1)        Ahmed will have been forgetting his wife after her death last month.

2)        Forgetting someone you really love is very difficult.

(Melupakan orang yang sangat kamu cinta sangat sulit.)

 

B. SEBAGAI ADJECTIVE (Kata sifat)

Selain sebagai kata kerja, kata forget juga bisa menjadi kata sifat dengan beralih menjadi “forgetful” yang memiliki arti pelupa.

Berbeda dengan forget sebagai kata kerja, adjective di dalam kalimat harus di ikuti dengan auxiliary verb atau “be” yang mengikuti tenses yang digunakan.

Contoh :

1)        My father took his thing everywhere even tough he has known that he was forgetful. (Ayahku meletakkan benda dimana-mana padahal dia tau bahwa dia pelupa.)

Sekarang sudah tau kan bagaimana membedakan penggunaan kata forget agar tidak terjadi kesalahan yang fatal.

So, masih ingin tau banyak informasi lainnya kan?

KLik langsung link*di bawah ini* ya.

↓↓LESSON TODAY

WWW.ENGLISHVIT.COM

Untuk belajar santai kamu bisa follow ig kita di

www.instagram.com/englishvit

Belajar gratis lewat video kita di channel youtube di sini